Senin, 16 November 2009

Aku Harus Tegas

Mungkinkah aku harus melupakanmu
seperti engkau dulu dengan mudahnya lupakan diriku
tak pernahkah engkau berpikir
bagaimana aku susah payah melupakanmu
mengubur bayangmu direlung hatiku

Tak pernahkah terlintas dibenakmu
bagaimana sakitnya setelah kepergianmu
tanpa kata
tanpa alasan yang pasti
kau tinggalkan seribu tanda tanya dalam hatiku saat itu

Kini ...
engkau hadir kembali mengusikku
kau tawarkan kembali madu cintamu
kau tebarkan kembali pesonamu
kau harapkan kembali rasa cintaku padamu

Mungkinkah aku bisa memaafkanmu
Haruskah aku menerimamu kembali

Maafkan aku ...
meski rasa sakit hati dulu kini telah sirna
tapi hati kecilku belum bisa menerima

Mungkin inilah ganjaran untukmu...
Maafkan aku
Jangan kau urai airmatamu didepanku
itu semua tak berarti bagiku
hatiku sudah kebal dengan semua itu

Mungkin akan lebih baik kau lupakan aku
Aku tak pernah berharap lagi
kau hadir di ruang hatiku
karena aku sudah menemukan penggantimu

Maafkan aku

Tidak ada komentar:

Posting Komentar