Jumat, 22 Januari 2010

Suatu Saat Untuk Cintaku

Aku ingin mencintaimu dengan apa adanya

dengan laku yang tak diikrarkan angin
kepada ranting kering yang menjadikannya sunyi.


Aku ingin kau mencintaiku dengan apa adanya
dengan waktu yang tak dikabarkan hujan
kepada matahari yang menjadikannya pelangi.


Aku ingin mencintaimu dengan harapan
dengan air mata petani pada reretak bumi
yang menjadikannya basah, tanah berternak bebiji.


Aku ingin kau mencintaiku dengan harapan
dengan rintik air pada bebatu kali
yang menjadikannya pecah, wadah ricik kata bijak bestari.


Aku ingin mencintaimu dengan istimewa
dengan kibar rindu Romeo pada juliet
yang membuatnya dikenang sepanjang sirah.


Aku ingin kau mencintaiku dengan istimewa
dengan kobar api cemburu Juliet pada Romeo
yang membuatnya abadi di lembar sejarah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar