Masih teringat jelas dibenakku
saat pertama kali mengenalmu
kau tebarkan pesonamu
seakan kau ingin tunjukan pada dunia
bahwa engkaulah wanita tercantik
engkaulah wanita sempurna
dan akupun terpesona olehmu
senyum candamu
membuat hatiku terpana dan terpikat
Kita saling terbuka
saling berbagi
curhat kala suka dan duka
kau ceritakan tentang rumah tanggamu
kau ceritakan dukamu
kau ceritakan kelemahanmu...
dan aku selalu menjadi pendengar yang baik
yang selalu ingin memberikan solusi terbaik untukmu
Rasa persahabatan yang tulus
telah membuat hatiku merasa bangga bisa membuatmu bahagia
aku selalu berdoa untuk kebahagiaan rumah tanggamu
tak pernah ada terbersit sedikitpun rasa lain dihatiku
selain melihatmu bahagia
Ku akui memang aku suka padamu
sangat menyayangimu..
tetapi aku menyadari dengan sepenuhnya
rasa yg kurasakan adalah hal yang menyimpang
karena kita tahu ...
kita sama-sama punya pendamping hidup
Aku merasa selama ini akulah yang paling dekat denganmu
segala sesuatu kamu selalu terbuka padaku
tapi ternyata aku salah
aku terlalu percaya padamu
aku tertipu oleh sikapmu
dan aku tak bisa berkata apa-apa
Kesedihan yang paling dalam kurasakan adalah...
saat dimana aku mendengar kabar pertengkaranmu
dan bahkan terancam diambang perceraian
sungguh itu kabar yang sangat menusuk perasaanku
dan yang lebih menyakitkan lagi
penyebab semua itu adalah karena perselingkuhanmu...
Ya Tuhan..
apa sebenarnya yang kau cari dalam hidup ini
mengapa sejauh itu engkau melangkah?
adakah yang salah dari suamimu?
dosa apakah yang dilakukan suamimu
sehingga engkau dengan teganya berkhianat?
Aku saja sebagai sahabatmu merasa sakit sekali..
apalagi dengan perasaan suamimu?
aku hanya berharap
semua itu menjadi pelajaran yang sangat berharga dalam hidupmu
hitam putihnya hidupmu
semua ada di tanganmu
Semoga engkau dimaafkan .....
Rabu, 13 Januari 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar