Selasa, 15 Desember 2009

Humor

CERITA si ENGKOH ARI CENG LIU ...mau jadi WNI


Seorang warga keturunan Cina berniat mengubah status kewarganegaraannya menjadi WNI.

Berikut ini adalah petikan tanya -jawab antara si petugas imigrasi dengannya :
"Selamat pagi, Pak."
"haiya owe celamat pagi luga yaah," balasnya.
"Bapak akan menjalani pengujian akan wawasan kebangsaan. Jangan takut, pertanyaannya gampang kok, hibur si petugas imigrasi sambil melihat mimik si engkoh yang mengerutkan alisnya.
"Saya akan mulai dengan tentang sejarah" Dia mengambil gambar RA Kartini lalu bertanya: "Ini gambar siapa pak ?"
Dengan lantang dan suara keras, dia berkata :
"Hai...ya.... itu kan nyonya menil jamuu. "Wagus lo.... Owe celing minum obatnya."

Berikutnya si petugas mengetes wawasan tentang kepemerintahan dengan memperlihatkan lambang Korpri.
"Ini apa, Pak?" tanyanya sambil masih mengulum senyum.
"Hai... ya.... olang nyang pake itu seling latang ke toko Owe winta wang sumbangang".
Lalu, si petugas menunjuk kepada foto Pak Harto yang menempel di dinding sambil bertanya :
 "Foto siapa itu pak !?"
"Hai....ya... . lia kan hopengnya Oom Liem. Lia itu pintel lagang, ... anak-anaknya luga pintel"
Mendengar jawaban itu, si petugas menjadi sakit kepala.
"Ini pengetesan terakhir, Pak. Coba nyanyikan Lagu Indonesia Raya"
Si Engkoh langsung berdiri tegap dan bernyanyi : "Indonecia tanah ailmu..."
"Stop... stop... kenapa tanah airmu, tanah airku lho Pak ???? tanya si petugas.
"Landa tangan wulu culat WNI nya, balu ngai wilang tanah ail owe !!!!
Petugas : ...!!!???? ( ... weleh-weleh nyanyi aja pake disuruh tanda tangan dulu ame si Engkoh !? )


Siapa yang begok yah ???

Dua orang pramuka baru, si Andi dan Doni, mengikuti persami di hutan di temani seorang pembinanya. Saat disuruh mencari kayu bakar, tiba-tiba Andi berlari menghampiri pembinanya yang sedang menyiapkan api unggun.

Andi : "MAS, LAPOR MAS!!!" (sambil setengah berteriak)
Pembina : "Ada apa Andi???"
Andi : "SI DONI DIPATOK ULAR MAS!!!"
Pembina : "APA???!!! Cepat kamu berikan pertolongan pertama, dengan mengikat bagian tubuhnya yang di gigit ular itu dengan tali. Ikatnya yang kencang, biar racunnya tidak menyebar. Saya akan mencari bantuan di warga sekitar.
Kemudian Andi berlari menuju Doni sambil membawa seutas tali pramuka. Tak lama kemudian ia kembali ke pembinanya.
Andi : "MAS, LAPOR MAS!!!"
Pembina : "Tenang saja Andi, seorang dokter sudah menuju kemari."
Andi : "Terlambat mas, si Doni sudah meninggal dunia."
Pembina : "APA??!!! (agak shock mendengarnya) . Apa kamu sudah melakukan pertolongan pertama yang saya suruh???"
Andi : "Sudah mas, bahkan wajahnya sampai biru."
Pembina : "Kok wajahnya sampai membiru."
Andi : "Iya, kan yang digigit tuh lehernya, saya ikat aja pake tali mpe kencang, biar tuh racun nggak menyebar ke kepalanya. Eh si Doni gak lama kemudian malah meninggal."
Pembina : "Busyettt dah...??!!!! "( ... nie anak begok banget ya !!! )
Andi : ...!!!??? ( ... eh salah siapa, salah yang ngajarin dong, emang gue pikirin !!! )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar